January 28, 2023

Dunia Baca Online

Sebuah portal baca online yang menarik

Perlukah Memberikan Susu Penambah Nafsu Makan Untuk Lansia?

Perlukah Memberikan Susu Penambah Nafsu Makan Untuk Lansia?

Mayoritas lansia mengalami penurunan nafsu makan dan kesulitan mencerna makanan. Ini sering terjadi, karena penuaan biologis disebabkan oleh dampak kumulatif dari berbagai kerusakan molekuler dan seluler yang terjadi seiring berjalannya waktu, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pemberian susu penambah nafsu makan untuk lansia terkadang dibutuhkan.

Selain proses penuaan, beberapa lansia mengalami penurunan nafsu makan akibat penyakit atau penggunaan obat-obatan tertentu. Pasalnya, jika asupan gizi harian lansia tidak terpenuhi, mereka akan mengalami berbagai dampak negatif. Orang tua, misalnya, akan merasa tidak berdaya meski sedang melakukan aktivitas sederhana dan akan kelelahan sepanjang hari.

Selain itu, ketika orang tua tidak menerima nutrisi yang tepat, mereka cenderung mengalami berbagai gangguan kronis. Defisit nutrisi dapat menyebabkan berbagai gangguan, termasuk osteoporosis, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker. Malnutrisi pada lansia dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mental, termasuk depresi dan kesulitan kognitif, selain masalah fisik.

Pemberian Susu Untuk Lanjut Usia

Susu dikatakan bermanfaat bagi lansia yang sulit makan karena lebih mudah ditelan dan dicerna tubuh. Kesehatan orang tua dapat dijaga dengan memberikan diet tinggi protein, serat, omega-3 dan 6, vitamin, mineral, dan antioksidan. Akibatnya, unsur nutrisi ini harus ada dalam susu yang Anda berikan kepada orang tua Anda.

Menurut penelitian, orang yang berusia di atas 50 tahun harus mengonsumsi 200 mL susu setiap hari, serta sekitar 180 gram produk susu. Ukuran ini mungkin bisa menjadi patokan Anda untuk memberikan susu kepada lansia yang susah makan. Kebiasaan makan setiap orang tua berbeda, dan disarankan agar Anda mengubah jumlah susu yang sesuai dengan kondisi tubuhnya serta bisa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Untuk menghindari dampak terlalu kenyang, minumlah susu dua jam sebelum atau sesudah makan. Alhasil, nutrisi dalam susu dan makanan lebih baik diserap tubuh. Sekali lagi, waktu konsumsi susu bisa diubah berdasarkan pola makan lansia.

Susu bergizi untuk orang sakit atau lansia yang susah makan juga harus dipilih dengan cermat. Periksa apakah itu memenuhi tuntutan fisik dan diet orang tua. Anda memiliki opsi untuk memilih Boost Optimum.

Boost Optimum mengandung banyak protein whey, yang membantu lansia mempertahankan kekuatan ototnya. Susu ini juga mengandung vitamin D yang membantu menjaga kepadatan tulang, serta vitamin E, B6, dan B12.

Boost Optimum juga mengandung prebiotik dan probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan. Selain itu, orang tua mungkin mendapat manfaat dari lipid nabati untuk menjaga fungsi jantung. Boost Optimum, salah satu pilihan susu penambah nafsu makan untuk lansia terbaik yang bisa dipilih. Jaga kesehatan orang tua Anda dan bantu dukung dengan Boost Optimum untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.