January 28, 2023

Dunia Baca Online

Sebuah portal baca online yang menarik

Perbedaan Cappucino dan Latte, Bukan Hanya Karena Art-nya Saja

Perbedaan Cappucino dan Latte, Bukan Hanya Karena Art-nya Saja

Pecinta kopi rasanya wajib mengetahui perbedaan cappuccino dan latte.. Pasalnya, kedua minuman ini adalah signature bagi sebuah kedai kopi.Tanpanya, bukanlah tempat yang tepat untuk menghabiskan waktu dengan secangkir kopi nikmat.

Jika Anda belum mengetahui perbedaan keduanya, maka kini adalah waktu yang tepat untuk membaca uraian di bawah ini.

Perbedaan Cappucino dan Latte

Biasanya perbedaan cappuccino dan latte dapat diketahui dengan tampilan fisiknya. Karena pada prinsipnya kedua racikan kopi ini menggunakan bahan yang sama yaitu susu.

Apakah hanya itu saja? Tentu saja tidak.

Cappuccino

Sajian kopi ini sangatlah kas karena dilapisi dengan susu yang kemudian diberi toping berupa bubuk coklat. Sehingga rasanya sangat foamy. Untuk membuat cappucino anda akan memerlukan tiga bahan pokok.

Komponen utamanya adalah  espresso, steamed milk, dan milk froth. Masing-masing sepertiga bagian. Anda akan merasakan adanya busa halus yang agak tebal pada tegukan pertama.

Selanjutnya diikuti dengan rasa kopi bercampur susu yang kuat namun lembut. Secara tampilan fisik pada cappuccino Anda tidak akan menemukan gambar yang menarik yang dikenal sebagai art.

Pada minuman latte gambar tersebut lebih dikenal sebagai latte art. Sehingga Anda pasti akan langsung mengetahui mana yang cappuccino, mana yang latte.

Latte

Seringkali penikmatnya mengatakan latte merupakan racikan kopi yang memiliki rasa susu sangat kuat. Anggapan itu tidak salah karena memang untuk membuatnya harus melalui proses pemanasan yang dikenal sebagai seperti steaming susu.

Steaming susu merupakan aktivitas memanaskan susu hingga mencapai suhu tertentu untuk menghasilkan micro foam. Sebab untuk membuat latte Anda membutuhkan tambahan mikro foamyang dihasilkan dari susu tersebut.

Untuk membuat latte anda akan membutuhkan bahan-bahan sebagai berikut:

  • 60 ml Espresso atau yang dikenal sebagai double shot
  • 150 ml susu yang dipanaskan
  • Mikro foam yang terbuat dari susu yang dipanaskan untuk mencapai ketebalan 1 cm.

Pada proses pembuatannya dapat spesial tersebut dimasukkan ke dalam cangkir dan dicampur dengan susu yang telah dipanaskan tadi. Selanjutnya akan dituangkan mikrofon hingga ketebalan mencapai 1 cm.

Selanjutnya barista akan membuat gambar tertentu yang disebut sebagai latte art. Bentuknya sesuai dengan keinginan atau kebiasaan dari penyaji tersebut. Biasanya dibuat dengan menggunakan cairan susu  tadi.

Dengan melihat tampilan fisiknya, Anda akan langsung mengetahui bahwa cangkir kopi tersebut adalah latte. Sebab hampir tidak mungkin racikan kopi ini disajikan tanpa ciri khas khusus nya yaitu art tersebut.

Pada tegukan pertama Anda akan menemukan rasa kopi yang tidak terlalu kuat karena didominasi dengan pemberian susu dalam bentuk cairan serta microfoam. Sehingga Minuman ini sangat cocok untuk mereka yang yang tidak menyukai rasa kopi yang kuat.

Sekarang Anda memahami perbedaan cappuccino dan latte dari sisi rasa serta racikannya. Untuk selanjutnya, silahkan putuskan mana yang paling sesuai dengan selera.